Ini tentang perpustakaan yang ada di fakultas tempatku menimbah ilmu, sejujurnya saya akui saya adalah orang yang jarang berkunjung ke perpustakaan ( bukan mahasiswa yang baik. Jangan ditiru ) entah kenapa yang tergambar dalam imajiku saat menyebut perpus adalah deretan rak dengan buku tua dan ‘agak’ berdebu. Bisa dihitung jari berapa kali saya ke perpus.
Pagi ini saya dan seorang teman tiba-tiba berinisiatif untuk mengunjungi perpus fakultas untuk sekedar mencari referensi bacaan. Namun ternyata, perpus yang kami tuju pintunya belum sejengkalpun terbuka. Sangat disayangkan, akhirnya kami berbalik arah. Saat menengok ke jam tangan, saya agak kaget karena waktu menunjukan pukul 9.00 am. saya jadi bertanya sebenarnya jam berapa perpus ini buka?? Belum lagi tiba – tiba saya mengingat jika hari itu adalah hari jumat, hari dimana banyak mengatakan hari pendek. Padahal hari itu tetap 24 jam seperti hari-hari lainnya. Entahlah, saya juga tidak mengerti kenapa sampai dikatakan hari pendek, yang saya tahu sejak duduk di bangku sd hingga sma jika hari jumat maka kelas akan lebih cepat berakhir.
Kembali lagi ke perpus, nah karena itu adalah hari jumat maka waktu menerima tamunya juga akan menjadi lebih pendek karena adanya ‘break’ untuk menunaikan sholat jumat, sehingga jam istirahat yang hanya sejam biasanya, akan bertambah 30 menit. Perpus akan dibuka kembali sekitar pukul 1.30 pm dan akan tutup pada 4.00 pm. Bisa dibayangkan perpus hanya bisa dinikmati beberapa jam saja sehari.
Banyak teman-teman yang terkadang sudah datang pagi buta ke kampus dengan tujuan ke perpus harus tertunda karena menunggu dibukanya perpus. Perpus oh perpus...

No comments:
Post a Comment