Tuesday, 30 November 2010

daddy

Ayahku itu........ 

Saya mungkin akan bingung saat harus mendeskripsikan bagaimana ayah. Padahal dapat dikatakan saya seorang putri yang dekat dengan ayahnya. Saya bahkan punya banyak memori tentangnya dari masa kecil hingga remaja saat ini. Saya merasakan bagaimana menjadi putri tunggalnya selama 9 tahun hidupku hingga adik perempuanku akhirnya menghirup udara di bumi yang bagiku penuh dengan kegersangan saat ini. Saya ingat dulu ayah selalu membelikan mainan masak-masakan. Saya bahkan memiliki lebih dari 2 dus tumpukan mainan yang akhirnya hilang saat pindah rumah pada umur 8 tahun. Ayah yang memberiku uang jajan lebih diam-diam karena takut aku dimarahi ibu. Ayah suka mengajakku berjalan-jalan keliling kota dengan mobilnya untuk mencari barang yang beliau perlukan. Ayahku sangat ahli dalam masalah mesin, banyak teman-temannya yang datang ke rumah untuk memperbaiki mobilnya. Hal ini yang sempat membuatku berniat melanjutkan sekolah tingkat lanjtanku di sekolah kejuruan dengan Jurusan otomotif. Saya juga ingat saat ayah bercerita beliau pernah menjuarai lomba membuat mobil-mobilan dari kayu saat kecil dulu. Dan beliau bahkan masih pandai saat ini. Ayahku bahkan masih sempat mengantarku setiap pagi kesekolah saat di sekolah lanjutan atas dulu. 
Ayah yang selalu ‘mencak-mencak’ saat mengajariku mengendarai mobilnya karena tidak pernah melewati jalur yang sama dan sampai saat ini saya belum pandai mengendarai mobil. Someday, i wish i could dad..!
Ayah, sesorang yang jarang ‘menyentuhku’ saat kesal, sepertinya ini digantikan oleh ibu, yang selalu memainkan tangkai sapu di pahaku jika melakukan kenakalan remaja saat menempuh sekolah menegah dulu. Saya juga selalu excited saat disuruh mencabuti uban yang ayah yang mulai bermunculan di kepalanya karena beliau akan memberiku uang jajan lebih.
Ayah yang bergelut dalam jasa pengangkutan terkadang harus tidak pulang karena pekerjaan yang terletak berkilo-kilo dari rumah akan selalu membawakan oleh-oleh untuk kami dirumah. 
Rasanya terlalu banyak memori tentang ayah dan aku hingga 20 tahun aku kini.  Dan saat ini aku takut, takut jika teryata waktu dan ruang menghapus memori itu.  Aku takut tidak akan mendapat hadiah-hadiah darinya lagi, menemani berkeliling kota lagi atau bahkan hanya melihatnya bergelut bersama alat-alat mesinnya.  Aku takut untuk bercerita berdua bersamanya, aku ingin sekali mengatakan bahwa aku kini mampu mengerti semua kejadian yang ada. aku juga takut untuk memberikan protesku tentang beliau. aku takut.!!!

I MISS YOU DAD :(



Yuni..

saya


Seingatku,  saya jarang meminta kepada tuhan untuk hidup  yang sempurna, namun saya juga tidak pernah mengharapkankan bahwa akan banyak dari perjalan hidupku untuk bertemu Tuhan yang penuh dengan gores-goresan perih. Jika hidup selalu memberi pelajaran disetiap detik, maka saya seharusnya menjadi orang yang paling bersyukur dengan hidup yang saya punya saat ini. Tuhan memberiku pelajaran dengan hikmah yang terkadang sulit saya telaah. Mungkin ini karena saya bukan orang dengan tipe pemikir yang segala sesuatunya melalu proses pemikiran yang penuh sekelumit teori. Saya lebih cenderung tidak peduli, semua saya biarkan berjalan sesuai arusnya. Sebenarnya apa yang harus saya salahkan atas semua yang terjadi? Takdir? Tidak, saya tidak mungkin berkata dengan lantang bahwa this is because of Fate. Saya mungkin akan menjadi sangat durhaka karena itu atau mungkin karena saya kurang Pandai seperti yang lain dengan setumpuk buku bacaan yang mereka baca?. Entahlah, pertanyaan itu terus bergema hebat diseputaran otakku.
Mungkin sebaiknya saya bersyukur dan berdoa. Ya mungkin saya seharusnya begitu. Namun ada yang mengatakan bahwa kata adalah doa. Semoga saya mampu mengucap sebaik-baiknya sebuah kata.

Thursday, 25 November 2010

Ucapan yang tak sampai


Kemarin, tepatnya 231110 saya mengirim sebuah pesan text singkat yang berisi ucapan selamat ulang tahun untuk seorang kakak perempuan. Hanya saja pesan singkat itu ternyata tidak sampai terbaca karena nomor yang saya alamatkan ternyata tidak aktif. Sehari kemudian saya menerima notifikasi diponselku bahwa pengiriman pesanku gagal. Namun tak apalah, semoga doa yang aku kirimkan tetap tertuju padanya walaupun tanpa harus saya alamatkan tepat padanya. Selamat Ulang Tahun Kak. Semoga Panjang Umur dan Sukses Selalu. Ingin rasanya saya bercerita kepadanya bahwa saya mengagumi sosoknya dari kejauhan. Entahlah, saya benar-benar menyukai sosoknya walaupun saya belum mengenalnya dekat. hehehehe..

Wednesday, 24 November 2010

WTS,,

Sekali lagi Tuhan itu selalu saja memberi kesan setiap waktu tanpa kita sadari. Setidaknya hal ini terjadi padaku malam ini. Ada cerita bermakna lagi yang aku dapat lebih dari sekedar buah bibir para gadis belia. Malam ini sebelum akhirnya aku merebahkan badanku untuk sejenak mengistirahatkan semua organ tubuhku, Tuhan mengizinkan aku melihat dan memaknai hal yang mungkin tidak baru, F R I E N D S H I P!!! Hey.. diam-diam aku terkagum melihat mereka. Menyelesaikan masalah yang sedang menerpa. anggap saja aku sebagai penonton sebuah reality tentang mereka. Dan sekali lagi aku bersyukur untuk malam yang tidak cukup panjang bersama mereka. They are CUN FAMILY.... :)

Saturday, 13 November 2010

lingkaran ceria sastraku...

sore jumat itu...

kami bernarsis ria

berujung di MP

mengisi kampung tengah

Tuesday, 2 November 2010

E M P T Y


Hari ini hari ke 2 di bulan november, ini merupakan bulan november ke empat aku di kota ini. Saya telah memasuki tingkat VII dalam perjalananku meraih gelar sarjana. Belakangan saya menyadari, kekosongan yang mendalam sedang mengganggu perasaanku. Saya benar-benar merindukan mama dan papa, serta rumah kecil kami disudut indonesia. Entah mengapa saya tidak mampu menceritakan kekosongan ini. Saya takut untuk menyampaikan ke mama dan papa, saya disini rindu. Rasanya saya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan mereka, memeluk bahkan sujud dikaki mereka. Ingin aku sampaikan permohonan maaf yang mendalam, kalau saya bukanlah seorang anak yang baik, banyak salah langkah yang telah saya ambil. Apa saya masih anak mereka yang mampu mereka banggakan. 

Kepada Allah, saya berdoa, selalu lindungi mama dan papa. Berikan saya kesempatan untuk membuat mereka tersenyum,

perpus oh perpus


Ini tentang perpustakaan yang ada di fakultas tempatku menimbah ilmu, sejujurnya saya akui saya adalah orang yang jarang berkunjung ke perpustakaan ( bukan mahasiswa yang baik. Jangan ditiru ) entah kenapa yang tergambar dalam imajiku saat menyebut perpus adalah deretan rak dengan buku tua dan ‘agak’ berdebu. Bisa dihitung jari berapa kali saya ke perpus.
Pagi ini saya dan seorang teman tiba-tiba berinisiatif untuk mengunjungi perpus fakultas untuk sekedar mencari  referensi bacaan. Namun ternyata, perpus yang kami tuju pintunya belum sejengkalpun terbuka. Sangat disayangkan, akhirnya kami berbalik arah. Saat menengok ke jam tangan, saya agak kaget karena waktu menunjukan pukul 9.00 am. saya jadi bertanya sebenarnya jam berapa perpus ini buka??  Belum lagi tiba – tiba saya mengingat jika hari itu adalah hari jumat, hari dimana banyak mengatakan hari pendek. Padahal hari itu tetap 24 jam seperti hari-hari lainnya. Entahlah, saya juga tidak mengerti kenapa sampai dikatakan hari pendek, yang saya tahu sejak duduk di bangku sd hingga sma jika hari jumat maka kelas akan lebih cepat berakhir.
 Kembali lagi ke perpus, nah karena itu adalah hari jumat maka waktu menerima tamunya juga akan menjadi lebih pendek karena adanya ‘break’ untuk menunaikan sholat jumat, sehingga jam istirahat yang hanya sejam biasanya, akan bertambah  30 menit. Perpus akan dibuka kembali sekitar pukul 1.30 pm dan akan tutup pada 4.00 pm. Bisa dibayangkan perpus hanya bisa dinikmati beberapa jam saja sehari.
Banyak teman-teman yang terkadang sudah datang pagi buta ke kampus dengan tujuan ke perpus harus tertunda karena menunggu dibukanya perpus. Perpus oh perpus...

'best class ever'

Ini tentang kelas untuk mata kuliah W*ST*K saya. sebenarnya mata kuliah ini telah saya ambil saat semester III kemarin, namun karena satu dan lain hal nilai saya tidak memuaskan. keputusannya, mengulang lagi di semster ganjil ini.Bisa dibayangkan saya harus kuliah dengan junior 2 tahun dibawah saya. hmm .. really good. 

Pada pertemuan pertama semua baik-baik saja karena masih sekelas dengan junior dari jurusan yang sama, tetapi pada pertemuan ketiga, dosen memanggil beberapa nama mahasiswa dan saya salah satu diantaranya. saya dan empat teman lain diminta untuk pindah kelas karena alasan yang tidak sempat kami tanyakan. hihihi pasrah ceritanya. awalnya sempat bertanya-tanya, kenapa ya.. tapi whateverlah, yang penting dapat kelas. saya berpikir kami dipindahkan untuk sekelas dengan junior kami. ternyata dugaan saya salah besar. saya dan teman-teman bergabung dengan para mahasiswa yang juga mengulang mata kuliah ini. yang lebih mengasyikan kelas saya kali ini bukan hanya dari satu jurusan tetapi lintas fakultas. wow..wow..wow..Bisa dibayangkan kikuknya saat memasuki kelas ini untuk pertama kalinya, namun kemudian bisa dikatakan ini 'kelas pelangi' heheh..kelas kami sungguh beragam, dari senior dan junior, exact dan non-exact. 

if spongebob has 'the best day ever' then i have 'the best class ever'.

About