Thursday, 14 October 2010

La Tojang


Malam ke 13 di bulan oktober. Kegiatan hari ini saya akhiri dengan menyaksikan pementasan teather dari teman-teman SPASI dari sastra indonesia. La Tojang yang naskahnya disusun oleh Khaersan dan disutradarai oleh Iqbal Naspa. Sebelum pementasan berlangsung, penonton terlebih dahulu disajikan tarian 4 etnis khas sulawesi selatan. Dengan busana yang sederhana sang penari benar memperagakan tiap gerakan dengan lemah gemulai. Diantara 4 etnis yang mereka tampilkan, tarian etnis Toraja adalah yang paling saya gemari ( walaupun sepertinya saya tidak mempunyai bakat untuk menjadi seorang penari) tarian ini bebar-benar energik rasanya. Setelah pertunjukan tarian, barulah pertunjukan teather ini. La Tojang menceritakan tentang seorang anak yang kehilangan kasih sayang orang tua dan keluarga sehingga harus mencari jalan hidup sendiri dirantau. La Tojang rupanya mampu meraih kesuksesan dengan berjalan sendiri. Namun ditengah kesuksesannya, ia diminta untuk kembali pada ibunya yang selama ini mengacuhkannya  karena kesedihan atas kepergian suaminya. Pada akhirnya, La Tojang memilih kembali ke kampung halaman, namun ternyata ia terlambat, La Tojang datang pada saat Sang ibu telah menemui ajalnya.(13.10.10)

No comments:

Post a Comment

About