Sunday, 18 March 2012

Sunday Escape

Off di hari minggu itu memang berbeda seperti hari-hari biasanya.. 
Sunday has it's own story. off saya kali ini sebenarnya ingin saya habiskan dengan bersantai dikamar, menamatkan novel yang belum habis terlahap karena rutinitas kerja 5 : 1 tiap minggunya. namun percakapan dengan mama semalam memaksa saya, menunda planing bersantai hari ini. 
'jangan lupa temui tante **** besok, acaranya bagus lho, untuk berkarir' ucap mama sebelum mengakhiri percakapan melalui hape semalam.
'íya mam, besok pi saya hubungi tante' balasku tidak bersemangat.

saya memang tidak terlalu bersemangat, arahan mama kali ini adalah untuk menarik perhatian saya mengikuti salah satu multi level marketing baru. Pukul delapan pagi saya beranjak dari tempat tidur dan bersiap sambil mengirim pesan kepada rekan mama yang rencananya saya temui kali ini. akhirnya kami berjanji bertemu ditempat acara pelatihan berlangsung.

pukul sepuluh, saya tiba di TeKaPe yang bertampat di salah satu hotel *** di Makassar. dibanding dengan tempat kerja saya sekarang, hotel ini 1/3 lebih kecil. saat memasuki lobi kami langsung menuju ke reception yang berjarak hanya 2 meter dari pintu masuk. petugas reception pun mengarahkan kami pada pintu yang jaraknya tidakm begitu jauh dari tempat kami berdiri. 
'pelatihan ***** disana mba' jawabnya singkat sambil kembali memainkan hapenya. saya jadi ingat bagaimana peraturan ditempat kerja saya tentang hape. kami tidak boleh memegang hape saat bertugas. Berbeda memang.

kembali ke pelatihan, karena nampak sepi, saya dan ilham memutuskan untuk menunggu dilobbi hotel sembari saya menghubungi rekan yang di maksud mama. saat menunggu saya dan ilham tiba-tiba mendengar suara orang berteriak dari ruangan pelatihan. Sambil terheran-heran saya dan ilham saling menatap. pikiran saya tiba-tiba diserang perasaan 'ndak' enak. 

panggilan saya, tidak juga dijawab-jawab oleh rekan mama. karena perasaan saya mulai merasa ada yang aneh, saya memutuskan untuk pulang saja.
'let's leave this place' ucap ilham. kami akhirnya meninggalkan hotel tersebut. belum lama meninggalkan hotel, hape saya berdering. memang tidak jodoh, ternyata yang memanggil adalah rekan mama. saya memutuskan unutk tidak mengangkatnya. pulang adalah pilihan saya.

saya memang belum tahu mengapa orang-orang dalam ruangan pelatihan itu berteriak-teriak. yang saya ketahui adalah saya pasti akan di marahi mama jika tahu bahwa saya ternyata tidak ikut dengan arahnya. 

maaf Mama jangan kutuk saya jadi batu :(

No comments:

Post a Comment

About